Industri kecantikan Indonesia tumbuh dari dua arah sekaligus: skincare yang fokus merawat, dan kosmetik dekoratif yang fokus mempercantik tampilan. Keduanya berkembang pesat, tapi dengan ritme dan logika pasar yang berbeda.
Di sini kita berbicara tentang yang kedua, lip tint, cushion, blush on, eye shadow, dan produk makeup lainnya yang menghiasi wajah jutaan konsumen setiap harinya.
Tren di kategori ini bergerak cepat. Produk yang viral tahun lalu bisa terasa usang hari ini. Tapi di balik setiap pergeseran tren, selalu ada pola yang bisa dipelajari, dan itulah yang akan kita bahas.
Era “No-Makeup Makeup” dan Produk Serba Ringan (2018–2020)
Sekitar 2018, terjadi pergeseran besar dalam cara konsumen Indonesia memandang makeup. Tampilan natural — kulit terlihat sehat, warna bibir tipis, riasan yang tidak terasa “berat” — mulai menggeser preferensi dari tampilan full glam yang dominan di era sebelumnya.
Cushion dan BB Cream Menggeser Foundation Tebal
Cushion menjadi salah satu produk kosmetik paling populer di periode ini. Alasannya sederhana: coverage yang bisa disesuaikan, tekstur ringan, dan kemasan yang memudahkan touch-up kapan saja.
BB cream mengikuti tren yang sama. Konsumen mulai mencari produk base makeup yang:
- Memberikan coverage natural, bukan menutup wajah sepenuhnya
- Ringan di kulit, tidak terasa seperti memakai topeng
- Bisa dipakai sehari-hari tanpa perlu ritual makeup yang panjang
Ini adalah sinyal pertama bahwa konsumen menginginkan produk yang bekerja keras tapi tidak terlihat.
Lip Tint Mulai Mengambil Alih Panggung dari Lipstik Klasik
Di sisi lip product, lip tint mulai naik daun. Warna sheer yang terlihat natural, tahan lama, dan tidak membutuhkan aplikasi presisi menjadi daya tarik utamanya.
Konsumen, terutama generasi muda, mulai beralih dari lipstik bullet konvensional ke produk lip yang lebih kasual dan mudah dipakai. Tren ini membuka peluang besar yang belum dimanfaatkan banyak brand lokal saat itu.
Era Ekspresif dan Bold Colour (2020–2022): Makeup Jadi Hiburan di Rumah
Pandemi mengubah segalanya, termasuk fungsi makeup. Dengan aktivitas sosial yang terbatas, makeup bergeser dari kebutuhan penampilan menjadi sarana ekspresi dan hiburan.
Eye Makeup Meledak Saat Masker Menutupi Separuh Wajah
Ini adalah salah satu ironi menarik dari era pandemi: masker wajah justru mendorong ledakan tren eye makeup. Karena bibir tersembunyi, mata menjadi satu-satunya area yang bisa “berbicara.”
Produk yang melonjak permintaannya:
- Eye shadow, terutama formula cream yang lebih mudah diaplikasikan sendiri di rumah
- Brow product, alis tebal dan terstruktur jadi fokus riasan sehari-hari
- Eyeliner dan maskara dengan klaim tahan lama dan tidak mudah luntur di balik masker
Blush On Kembali, Lebih Kuat dari Sebelumnya
Blush on mengalami kebangkitan yang tidak banyak diprediksi. Tidak lagi sekadar warna pipi tipis yang malu-malu, blush on 2020–2022 hadir bold, dramatis, bahkan diterapkan ke area hidung dan dahi untuk efek “flushed skin” yang terlihat sehat dan hidup.
Blush on cream muncul sebagai pilihan populer karena:
- Lebih mudah di-blend dengan jari, tanpa kuas
- Finish yang lebih natural dibanding versi powder
- Bisa dipakai sekaligus sebagai eyeshadow untuk tampilan monochromatic
Era “Skin-Like Finish” dan Produk Multifungsi (2022–2024)
Setelah eksplorasi warna yang ekspresif, konsumen bergerak ke arah yang lebih sophisticated: tampilan kulit yang terlihat sehat dan bercahaya dari dalam, bukan sekadar tertutup makeup tebal.
CC Cream dan DD Cream: Base Makeup yang Terasa Seperti Skincare
CC cream (colour correcting) dan DD cream (dynamic do-all) tumbuh signifikan di periode ini. Produk-produk ini menjawab keinginan konsumen yang tidak mau memilih antara merawat dan mempercantik kulit — mereka ingin keduanya sekaligus.
Keunggulan yang dicari konsumen dari kategori ini:
- Perlindungan SPF yang terintegrasi
- Kandungan perawatan seperti hyaluronic acid atau niacinamide dalam formula base makeup
- Finish dewy yang terlihat seperti kulit sehat, bukan seperti makeup
Tinted Products Mendominasi: Dari Lip hingga Blush
“Tinted” menjadi kata kunci di hampir semua kategori:
- Lip tinted balm, kelembapan lip balm dengan sentuhan warna sheer
- Tinted blush on, blush dengan formula ringan yang bisa dilayer sesuai intensitas yang diinginkan
- Tinted moisturizer, base makeup paling minimal yang tetap memberikan warna
Tren ini menunjukkan konsumen semakin mahir membaca label produk dan tahu persis apa yang mereka cari.
Tren Produk Kosmetik Saat Ini (2025–2026): Yang Sedang Tumbuh

Memasuki 2025–2026, pasar kosmetik dekoratif Indonesia semakin matang. Konsumen lebih selektif, tapi juga lebih setia pada brand yang benar-benar memenuhi ekspektasi mereka.
Lip Produk Masih Jadi Kategori Paling Kompetitif, tapi Masih Terbuka
Lip product seperti lip tint, lip matte, lip cream, lip serum, lip tinted balm, tetap menjadi kategori dengan volume terbesar di kosmetik dekoratif. Persaingannya memang ketat, tapi peluangnya tidak tertutup.
Yang membedakan produk lip yang berhasil saat ini:
- Formula lip serum yang menggabungkan perawatan (plumping, moisturizing) dengan warna, segmen yang masih relatif sedikit pemainnya
- Lip matte dengan formula yang tidak kering di bibir, keluhan klasik yang masih belum terjawab secara optimal oleh banyak brand
- Warna yang relevan dengan tone kulit Asia Tenggara, shade yang tepat untuk kulit sawo matang masih jadi keunggulan kompetitif yang nyata
Brow Cream dan Eye Shadow Cream: Segmen yang Belum Jenuh
Dibanding kategori lip, segmen eye dan brow masih punya ruang yang lebih lapang untuk brand baru masuk.
- Brow cream dengan formula tahan air dan tahan keringat sangat diminat, terutama di iklim tropis Indonesia
- Eye shadow cream satu warna (single pan) tumbuh karena lebih praktis dan lebih mudah diaplikasikan oleh konsumen yang bukan makeup enthusiast
- Warna-warna earthy dan neutral masih mendominasi, tapi ada ruang untuk warna bold yang ditargetkan ke segmen spesifik
Loose Powder dan Produk Finishing: Kebutuhan yang Konsisten
Loose powder adalah produk yang permintaannya stabil dan konsisten. Bukan yang paling glamor, tapi hampir setiap pengguna makeup membutuhkannya.
Keunggulan loose powder yang dicari:
- Kontrol minyak yang efektif, relevan untuk iklim tropis
- Tidak membuat tampilan cakey di atas base makeup
- Packaging yang tidak berantakan saat dibawa bepergian
3 Pola yang Tidak Berubah di Balik Setiap Tren Makeup
Setiap era punya tren berbeda, tapi tiga hal ini selalu menentukan apakah sebuah produk kosmetik berhasil atau tidak.
Tekstur dan Wear Time Selalu Jadi Penentu Kepuasan Konsumen
Konsumen bisa tertarik oleh kemasan atau warna, tapi mereka akan kembali membeli atau tidak, itu berdasarkan performa produk. Formula yang nyaman dipakai, tidak luntur di tengah hari, dan tidak membuat kulit kering atau berminyak adalah standar minimum yang tidak bisa dikompromikan.
Kemasan adalah Wajah Pertama Produk Anda
Di kategori kosmetik dekoratif, kemasan bukan sekadar pelindung produk. Ini adalah alat pemasaran pertama yang dilihat konsumen sebelum mereka menyentuh produknya. Kemasan yang fotogenik, fungsional, dan mencerminkan positioning brand secara konsisten adalah investasi, bukan pengeluaran.
Legalitas yang Lengkap Menentukan Seberapa Jauh Brand Bisa Menjangkau Pasar
Brand kosmetik dekoratif yang serius tidak bisa melewati proses notifikasi BPOM dan sertifikasi halal. Dua hal ini menentukan apakah produk Anda bisa masuk ke marketplace besar, minimarket, apotek, atau bahkan diekspor. Brand yang mengabaikan legalitas di awal akan selalu terbatas jangkauannya, tidak peduli seberapa bagus produk mereka.
Kesimpulan: Tren Berubah, tapi Keputusan yang Tepat Selalu Dimulai dari Fondasi yang Kuat
Dari era no-makeup makeup, ledakan eye product di masa pandemi, hingga dominasi tinted product dan formula inovatif yang kita lihat hari ini, industri kosmetik dekoratif Indonesia terus bergerak.
Memahami pola ini memberi Anda keunggulan nyata: Anda bisa memilih kategori produk yang tepat, memposisikan brand dengan lebih presisi, dan masuk ke pasar dengan keyakinan, bukan sekadar spekulasi.
Tapi tren hanya berguna jika Anda punya mitra produksi yang mampu mengeksekusinya dengan benar.
Wujudkan Lini Kosmetik Anda Bersama ASIASKINLAB
Dari lip tint, lip matte, lip serum, hingga cushion, blush on cream, brow cream, eye shadow cream, CC/DD/BB cream, loose powder, dan tinted products, pabrik maklon ASIASKINLAB memproduksi rangkaian produk kosmetik atau dekoratif yang sedang tumbuh di pasar Indonesia.
Sebagai pabrik maklon kosmetik dengan pengalaman memproduksi lebih dari 3.000 produk untuk lebih dari 1.000 brand, kami memahami bahwa setiap brand punya kebutuhan formulasi yang berbeda. Dengan lebih dari 5.000 formulasi teruji stabil di library kami, Anda tidak perlu memulai dari nol, dan Anda tidak akan mendapatkan formula yang sama dengan kompetitor Anda.
Semua proses legalitas mulai dari notifikasi BPOM, sertifikasi Halal, penerapan standar CPKB, hingga perlindungan HKI, kami tangani sepenuhnya. Satu mitra, satu proses, hasil yang siap masuk pasar.
Jika Anda serius membangun brand kosmetik dekoratif yang kuat dan berdaya saing, saatnya bicara dengan tim kami.
👉 Konsultasikan lini produk kosmetik Anda bersama tim profesional kami. Konsultasi Gratis!

Your Strategic Partner in Premium & Halal Skincare Manufacturing.
Kantor
Ruko Puri Widya Kencana K6/19,
Citraland, Surabaya.
031-744 1054
08179759777
Pabrik
Jl. Raya Cangkir 388 blok A2,
Driyorejo, Gresik
031 – 9905 278



